Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
News

Tahapan Serius Pilkades Serentak di Karawang

27
×

Tahapan Serius Pilkades Serentak di Karawang

Sebarkan artikel ini

Tahapan Serius Pilkades Serentak di Karawang

Oplus_131072
Example 468x60

Karawang, NR – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Karawang Tahun 2026 memasuki tahap persiapan serius. Tahun ini, 67 desa di 25 kecamatan direncanakan mengikuti pesta demokrasi tingkat desa dengan menerapkan sistem pemilihan secara elektronik/digital.

 

Example 300x600

Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar sosialisasi pelaksanaan Pilkades Serentak secara elektronik/digital di Aula Husni Hamid, Komplek Pemerintah Daerah Karawang, Selasa (18/8/2026).

 

Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, camat, kepala desa, BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, panitia pemilihan serta unsur terkait lainnya.

 

Sosialisasi ini bukan sekadar agenda seremonial. Pemerintah dan aparat keamanan ingin memastikan seluruh pihak memahami mekanisme baru sebelum tahapan Pilkades benar-benar berjalan di lapangan.

 

Kapolresta Karawang Kombes Pol. Mario Prahatinto menegaskan, Polresta Karawang siap mengawal seluruh tahapan Pilkades agar berlangsung aman, tertib dan kondusif.

 

Menurutnya, penggunaan sistem digital harus dibarengi dengan kesiapan seluruh penyelenggara. Jangan sampai teknologi yang seharusnya mempermudah proses demokrasi justru menjadi sumber persoalan akibat kurangnya pemahaman atau lemahnya pengawasan.

 

“Sinergitas antara pemerintah daerah, TNI-Polri, panitia pemilihan, pemerintah desa, BPD dan masyarakat sangat penting untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan,” tegasnya.

 

Pilkades merupakan kontestasi yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Karena itu, potensi gesekan antarpihak harus diantisipasi sejak awal.

 

Seluruh panitia dan pihak yang terlibat dituntut bekerja profesional, netral dan berintegritas. Tidak boleh ada keberpihakan yang dapat mencederai proses demokrasi.

 

Setiap tahapan juga harus dilaksanakan berdasarkan aturan dan dapat dipertanggungjawabkan.

 

Transparansi menjadi harga mati. Masyarakat harus mendapatkan informasi yang jelas mengenai mekanisme pemilihan, termasuk bagaimana sistem elektronik digunakan dan bagaimana hasilnya diproses.

 

Bupati Karawang H. Aep Saepuloh menegaskan bahwa Pilkades bukan sekadar memilih siapa yang akan duduk sebagai kepala desa.

 

Pilkades menjadi momentum menentukan arah kepemimpinan desa sekaligus masa depan pelayanan dan pembangunan di tingkat paling dekat dengan masyarakat.

 

Dalam sosialisasi tersebut, peserta tidak hanya menerima pemaparan mengenai aturan dan tahapan Pilkades.

 

Pemerintah juga menampilkan video pelaksanaan Pilkades secara elektronik/digital, membuka dialog interaktif serta menggelar simulasi penggunaan alat peraga pemilihan kepala desa berbasis elektronik/digital.

 

Simulasi menjadi bagian penting untuk memastikan para pemangku kepentingan memahami bagaimana sistem tersebut akan digunakan saat hari pemungutan suara.

 

Dengan jumlah 67 desa di 25 kecamatan, pelaksanaan Pilkades digital tentu membutuhkan koordinasi yang kuat. Kesalahan teknis, miskomunikasi maupun persoalan keamanan harus diantisipasi sejak dini.

 

Polresta Karawang bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait pun didorong terus memperkuat koordinasi.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *