Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
News

Sisa Karhutla di Kotim Singkap Objek Diduga Cagar Budaya, Warga Desak Perhatian Pemerintah

13
×

Sisa Karhutla di Kotim Singkap Objek Diduga Cagar Budaya, Warga Desak Perhatian Pemerintah

Sebarkan artikel ini

Sisa Karhutla di Kotim Singkap Objek Diduga Cagar Budaya, Warga Desak Perhatian Pemerintah

Example 468x60

Nuansarealitanews.com, Kotim (Kalteng) — Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menerjang Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, dalam beberapa bulan terakhir menyisakan jejak pilu sekaligus temuan bersejarah. Sebuah objek diduga cagar budaya berupa sapundu ditemukan hangus terbakar di tengah kebun warga, setelah titik api di kawasan tersebut berhasil dipadamkan.

Satu dari objek diduga cagar budaya tersebut berada di kawasan perkebunan kelapa sawit dan bekas lahan pertanian milik warga di Desa Basirih Hilir, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan. Keberadaan benda bersejarah ini baru terkuak pasca-insiden karhutla yang melalap area tersebut pada 2 Agustus 2026.

Example 300x600

Pemilik kebun, Zulkifli, mengaku sama sekali tidak mengetahui keberadaan sapundu tersebut sebelum musibah kebakaran terjadi. Benda pusaka tersebut baru terlihat setelah vegetasi di sekitarnya ludes dilalap si jago merah.

“Benda atau objek yang diduga cagar budaya berupa sapundu ini berada di salah satu kebun milik saya. Saya juga baru mengetahui keberadaannya ketika api melalap kebun dan menyisakan satu sapundu ini setelah padam,” ujar Zulkifli.

Ia menambahkan, hingga saat ini objek kayu berukir tersebut masih tergeletak di lokasi kejadian tanpa penanganan khusus dan belum mendapat perhatian dari pihak mana pun.

Warga setempat juga mengungkapkan bahwa belum bisa dipastikan jumlah pasti sapundu yang tersisa di area perkebunan tersebut. Usia pasti ukiran kayu itu pun belum dapat diidentifikasi. Namun, jika dilihat dari bentuk fisik dan tingkat kelangkaannya, warga meyakini sapundu tersebut sudah berusia sangat tua.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur melalui instansi terkait segera turun ke lapangan untuk meninjau, mengamankan, dan meneliti temuan ini agar tidak semakin rusak atau hilang dimakan usia.

(Umar k)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *