SUKAMARA – Polsek Permata Kecubung melaksanakan kegiatan sambang dialogis pada malam hari sebagai upaya mempererat hubungan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat sekaligus memperoleh informasi mengenai perkembangan situasi keamanan di lingkungan warga. Kegiatan ini mengedepankan komunikasi langsung yang terbuka dan humanis agar masyarakat semakin nyaman menyampaikan informasi, saran, maupun permasalahan yang berkaitan dengan kamtibmas, Senin (12/10/2026) malam.
Melalui sambang tersebut, personel Polsek Permata Kecubung menjalin komunikasi dengan warga yang ditemui serta mengajak mereka untuk memperhatikan kondisi keamanan di lingkungan masing-masing. Dialog yang dibangun menjadi kesempatan bagi petugas untuk mendengarkan informasi masyarakat, mengetahui hal-hal yang berpotensi menimbulkan kerawanan, dan memperkuat kerja sama dalam menjaga ketertiban tanpa harus menunggu terjadinya gangguan.
Personel juga menyampaikan imbauan agar masyarakat menghindari perselisihan, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, serta tidak memberikan ruang bagi tindakan premanisme maupun perilaku yang meresahkan. Warga didorong untuk menyelesaikan persoalan secara bijaksana dan segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan permasalahan yang berpotensi berkembang menjadi gangguan keamanan.
Kapolres Sukamara AKBP Fajar Virgantara Sjarifuddin, S.I.K. melalui Kapolsek Permata Kecubung IPTU Muhammad Syaeful menyampaikan bahwa sambang dialogis merupakan sarana penting untuk membangun kedekatan dan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Ia mengajak warga agar aktif menjaga kamtibmas, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta memanfaatkan Call Center Polri 110 untuk melaporkan kejadian atau meminta bantuan kepolisian sesuai kebutuhan.
Dengan terlaksananya sambang dialogis, Polsek Permata Kecubung berharap komunikasi antara petugas dan masyarakat semakin kuat sehingga informasi terkait situasi lingkungan dapat diterima lebih cepat. Partisipasi warga menjadi unsur penting dalam menjaga keamanan bersama, termasuk mencegah tindak kriminalitas dan potensi konflik sosial. Masyarakat juga diimbau menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak membuka lahan melalui pembakaran serta segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran hutan dan lahan. (HMS)










