Polres Barsel – Dalam rangka ditetapkannya status siaga bencana pembakaran hutan dan lahan (karhutla) dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam di wilayah hukum Polres Barito Selatan, digelar Pengecekan Sarpras Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) di Tugu, bertempat di Makosamapta, Jumat (25/9/2026) pagi.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Barito Selatan AKBP Eko Mardianto, S.I.K., M.H., diikuti TNI-Polri, dan Kepala Dinas terkait.
Kapolres Barito Selatan Menekankan bahwa dalam menghadapi tantangan tersebut, kecepatan dan ketepatan respon menjadi faktor utama keberhasilan penanganan bencana. Karena itu, diperlukan kesiapan optimal dari seluruh elemen, baik dari unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, BNPB, Basarnas, Damkar, PMI, maupun BMKG.
“Melalui sinergitas dan kolaborasi yang terintegrasi, kita akan mampu memaksimalkan upaya mitigasi terhadap dampak bencana, sehingga dapat menurunkan tingkat kerentanan masyarakat terhadap risiko bencana, baik berupa korban jiwa, kerugian harta benda, maupun gangguan terhadap stabilitas perekonomian dan pembangunan nasional”, jelasnya.
“Peran Bhabinkamtibmas juga sebagai ujung tombak Polri sangat penting yang fokus pada kegiatan preventif, edukasi, dan deteksi dini kepada masyarakat. Kita berdoa agar Bencana Karhutla di Wilkum Barito Selatan dapat ditangani dan dapat perlindungan dari Tuhan YME, dan keselamatan bagi petugas di lapangan, serta memohon diturunkannya hujan untuk membantu memadamkan api”, Tutupnya.
Pengecekan Sarpras ini sebagai pendukung penanggulangan bencana, seperti kendaraan operasional, peralatan evakuasi, serta perlengkapan medis dan komunikasi.
Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan, menggambarkan kekompakan seluruh personel dalam mewujudkan Barito Selatan yang tangguh terhadap bencana.
Dengan terlaksananya gelar ini, diharapkan seluruh personel siap dalam penanggulangan bencana di wilayah hukum Polres Barito Selatan dan sigap, dan solid dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, kapan pun bencana datang. (Humas)

















